Senin, 07 Januari 2013


  1. Menghilangkan jerawat dari dalam

Secara alami, tubuh kita menghasilkan minyak untuk menjaga kelembaban dan kesehatan kulit. Namun jika tubuh menghasilkan minyak berlebih, maka yang terjadi adalah jerawat mudah tumbuh pada kulit berminyak. Lakukan langkah berikut:

1. Hindari makanan berlemak

Hindari makanan kaya lemak seperti, kacang-kacangan, yoghurt, coklat, dan makanan berlemak lainya. Makanan yang mengandung banyak lemak jika dikonsumsi berlebihan akan menjadikanntubuh memproduksi minyak berlebih. Hal tersebut juga berdampak pada kulit, minyak berlebih pada kulit akan menyumbat pori-pori kulit yang akhirnya membentuk gumpalan dan mengundang bakteri Propionibacterium Acnes, bakteri penyebab jerawat.

2. Konsumsi makanan berserat

Makanan yang mengandung banyak serat baik itu buah-buahan maupun sayuran akan membantu tubuh melarutkan lemak jahat pada tubuh. Sehingga kadar minyak berlebih yang dihasilkan tubuh pun berkurang, tentu saja minyak pada kulit pun berkurang.

3. Minum lebih banyak air putih

Air putih sangat baik untuk kulit dan kesehatan tubuh. Air putih membantu menjaga metabolisme tubuh dan yang terpenting membantu proses regenerasi sel kulit. Dengan meminum lebih banyak air putih, akan membersihkan kotoran dalam tubuh yang bisa menyebabkan jerawat.

Menghilangkan jerawat dari luar

1. Madu

Sudah menjadi rahasia umum cairan dengan begitu banyak manfaat ini juga bermanfaat untuk menghilangkan jerawat. Berbagai penelitian membuktikan bahwa madu terbukti berkhasiat menyembuhkan beragam penyakit dan juga mampu membasmi berjerawat. Cara menggunakanyan sangat mudah yaitu hanya dengan mengoleskan madu pada kulit yang berjerawat. Lakukan hal tersebut dengan menggunakan kapas dan diamkan selama 15 menit, kemudian bilas dengan air putih hingga bersih.

2. Kulit Jeruk dan Lemon

Kulit jeruk dan lemon memiliki khasiat untuk menghilangkan jerawat. Bahkan obat jerawat yang tersedia dipasaran pun banyak yang menggunakan jeruk dan lemon sebagai bahan. menggunakanya cukup mudah, yaitu dengan menumbuk kulit jeruk sampai halus kemudian campur sedikit air. Hasil campuran tersebut bisa dioleskan pada bagian yang berjerawat. Untuk hasil yang maksimal sebaiknya di biarkan hingga 10-15 menit sebelum dibilas dengan air bersih.

3. Mentimun 

Meski jenis buah ini mudah ditemukan dan harganya sangat murah ternyata mengandung zat yang bermanfaat bagi tubuh termasuk untuk mengatasi jerawat. Anda bisa melakukan dengan cara mengiris lalu menempelkan pada bagian yang terkena dan fungsinya untuk untuk memberikan efek sejuk pada bagian kulit yang meradang, setelah 15 menit kemudian cuci dengan air bersih. 


4. Pepaya

Kandungan vitamin pada buah pepaya sangat baik untuk kulit. Namun masih jarang yang memanfaatkan untuk mengobati jerawat dikarenakan aromanya.  Caranya cukup mudah, blender pepaya sesuai kebutuhan, kemudian oleskan pepaya hasil blender tadi pada wajah selama 20 menit selanjutnya bersihkan dengan air. 

5. Putih Telur

Cara menghilangkan jerawat yang ini cukup mudah dan murah, yaitu memanfaatkan telur. Putih telur sangat baik untuk pengobatan jerawat jika digunakan sebagai masker. Caranya cukup mudah, siapkan sebutir telur, ambil putihnya dan gunakan sebagai masker. Diamkan selama 30 menit, kemudian bilas dengan air bersih.




Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami Paling Ampuh

Mungkin sub judul ketiga ini terlalu heboh ya, tapi karena secara alami dan tradisional dijamin deh aman dan tidak akan berakibat fatal makanya kami berikan cara menghilangkan jerawat paling ampuh, langsung saja tanpa basa-basi dan tanpa bahan pengawet, disimak yuk.


1. Bawang putih
Cara menghilangkan jerawat dengan Bawang putih. Walaupun aromanya sangat menyengat tapi bawang putih sangat baik untuk melawan jerawat. Caranya potong bawang putih dan usapkan pada jerawat setiap hari. Biarkan selama 15 menit lalu basuh dengan air. Hal ini bertujuan agar jerawat tidak bertambah besar.

2. Tomat
Cara menghilangkan jerawat dengan tomat. Tomat mengandung unsur antioksidan tinggi dan bisa membuat jerawat menjadi lebih cepat kempes. Buatlah masker dari tomat, caranya lumatkan tomat segar dengan blender/diparut. Oleskan bubur tomat tersebut pada wajah. Biarkan selama 30 menit lalu bilas dengan air.

3. Putih telur
Cara menghilangkan jerawat dengan Putih telur adalah salah satu masker super. Selain mengencangkan kulit, bisa juga mengurangi jerawat sebab kandungan zinc-nya yangcukup tinggi. Bersihkan wajah lalu oleskan putih telur pada wajah. Biarkan selama 20 menit / sampai kering kemudian bilas dengan air.

4. Lidah buaya
Cara menghilangkan jerawat dengan Lidah Buaya. Salah satu kandungan gel lidah buaya adalah bahan antibakteri. Anda bisa langsung menempelkannya pada jerawat agar terhindar dari infeksi yang semakain parah. Dalam lidah buaya juga mengandung zat pelekat yang bisa mengencangkan pori-pori. Oleskan lendir lidah buaya pada kulit wajah dan biarkan selama 20 menit lalu bilas.

5. Jeruk
Cara menghilangkan jerawat dengan Jeruk. Lakukan peeling dengan jeruk pada wajah yg telah dibersihkan. Pijat saja seluruh bagian wajah dengan jeruk segar dan diamkan selama 20 menit kemudian bersihkan dengan air hangat. Kadar vitamin C dan antioksidan pada jeruk bisa membuat kulit tampak segar dan mencegah timbulnya jerawat.

6. Mentimun
Cara menghilangkan jerawat dengan Mentimun. Kandungan antioksidannya mampu memberi efek menyejukkan dan menenangkan jerawat yang meradang. Parut halus mentimun, lalu tempelkan pada jerawat dan daerah yang berkomedo. Diamkan selama 15-20 menit, kemudian bilas dengan air hangat.

7. Madu
Cara menghilangkan jerawat dengan Madu. Teteskan madu murni ke cotton bud, lalu oleskan di bagian yang berjerawat, diamkan sekitar 10-15 menit, dan bilas. Lakukan cara ini setiap hari sampai jerawat mengering dan hilang. Atau dengan cara simpan madu di dalam botol dan hangatkan di dalam air panas agar teksturnya lebih cair dan bisa diaplikasikan ke wajah. Oleskan madu pada wajah dan leher, tunggu selama 30 menit, lalu bilas wajah dengan kain lap yang dibasahkan air hangat.

8. Pepaya
Cara menghilangkan jerawat dengan Pepaya. Blender pepaya hingga halus, kemudian terapkan ke komedo dan jerawat yang meradang, biarkan selama 20 menit dan bilas dengan air bersih. Hasilnya, peradangan akan berkurang, serta kompleksi wajah lebih halus dan bercahaya.

9. Mentimun, bubur gandum, yogurt
Cara menghilangkan jerawat dengan Baha Campuran. Haluskan satu ketimun berukuran kecil dan satu cangkir havermut di dalam blender, kemudian diaduk. Campur adonan tersebut dengan yogurt. Oleskan masker ke wajah dan leher, tunggu selama 30 menit. Basahkan kain dengan air hangat dan usapkan ke wajah secara perlahan. Bilas sisa masker dengan air hangat.

10. Kuning telur
Cara menghilangkan jerawat dengan Kuning telur. Pisahkan putih telur dengan kuning telur. Tempatkan kuning telur di dalam piring, aduk dengan garpu atau kocokan. Oleskan kuning telur tersebut ke wajah secara merata, biarkan mengering selama 15 menit. Gunakan kain basah untuk menghilangkan kuning telur dan bilas wajah dengan air hangat.

11. Buah kenari dan yogurt
Cara menghilangkan jerawat dengan Kenari-Youghurt. Hancurkan kenari sampai menjadi bubuk halus, buat sebanyak 2 sendok teh, campurkan dengan yogurt polos. Pijat wajah dengan campuran kenari dan biarkan selama 20 menit. Untuk menghilangkannya, bilas wajah dengan air hangat.

Nah, itulah 11 cara menghilangkan jerawat dan penyebab jerawat yang sudah kami bahas secara lengkap sekali yang kita ambil dari berbagai sumber.  Dan sudah terbukti ampuh. Ini adalah cara menghilangkan jerawat yang biasa dipakai oleh nenek moyang kita. Silahkan dicoba dan buktikan hasilnya.

Jerawat di wajah seringkali membuat kita tidak percaya diri dan tersiksa karena rasa sakitnya. Selain itu, bekas jerawat cukup sulit untuk dihilangkan. Nah, daripada bingung mengobati, lebih baik mencegah jerawat dengan cara alami. Berikut adalah lima cara mencegah jerawat membandel, seperti dilansir Carefair.com.

1. Perbanyak makan bawang putih

Bawang putih dapat menghancurkan bakteri jahat di dalam pori-pori kulit. Selain itu, bawang putih juga berfungsi meningkatkan sistem kekebalan tubuh, termasuk kulit. 

2. Menyinari kulit dengan sinar matahari

Kulit perlu sinar matahari untuk membangunkan kesehatannya sendiri, sehingga sel dapat diaktifkan dengan benar. Biarkan kulit terkena sinar matahari pagi menit setiap hari.

3. Olahraga dan tidur yang cukup

Stres yang Anda alami setiap hari juga akan memicu ketidakseimbangan hormon dan berakhir pada jerawat. Latihan dan tidur yang cukup akan membantu tubuh kembali menstabilkan hormon.

4. Mencuci wajah dengan air hangat

Jerawat bisa timbul karena kotoran yang mengendap di pori-pori. Air hangat akan membuat pori-pori terbuka untuk sementara, sehingga sabun pembersih Anda dapat membersihkan kulit wajah secara maksimal. Setelah bersih, cucilah muka lagi dengan air dingin, sehingga pori-pori menutup kembali.

5. Makanan dan polusi

Makanan yang kurang bersih dan polusi yang sering kita temui setiap hari dapat menjadi racun dan merangsang perkembangan jerawat di kulit. Untuk membuang racun (detoksifikasi) secara alami, perbanyak minum air. Penumpukan racun dalam tubuh akan keluar lewat kotoran dan keringat, sehingga jerawat tidak akan muncul.







5 Cara mengecilkan Perut secara cepat dan alami

Cara mengecilkan perut – Perut buncit akhir-akhir banyak menjadi masalah buat para lelaki, sedangkan wanita justru jarang terlihat memiliki perut buncit, kecuali wanita yang sedang hamil dan yang memiliki badan gemuk. Tetapi badan gemuk wanita biasanya selaras dengan ukuran perutnya, sangat berbeda sekali dengan pria dimana terkadang pria kurus ada juga yang memiliki perut buncit. Saya juga pernah mengalami memiliki perut buncit, tetapi saya memiliki beberapa cara yang saya terapkan pada diri saya untuk mengecilkan perut buncit. Saya tidak menggunakan produk-produk obat-obatan yang harganya lumayan mahal, tetapi menjadi seorang mahasiswa banyak hal bisa ditemukan, termasuk cara mengecilkan perut buncit secara alami.
Memiliki perut besar bagi pria dapat membuatnya merasa kurang percaya diri dihadapan orang lain, sehingga membuat tubuh tampak atletis menjadi kewajiban yang mesti dilakukan apalagi di era yang seperti ini, terkadang di tempat kerja tertentu hanya orang-orang yang memiliki tubuh sempurna yang dapat bekerja di tempat tersebut.

Cara mengecilkan perut dengan cepat dan alami
1. Mengatur pola makan.
Pola maka yang tidak benar adalah pemicu perut membuncit, mengatur pola makan yang teratur dapat mencegah dan mengecilkan perut buncit. Terkadang kita menyukai makan cemilan dengan terus menerus tanpa henti, cobalah untuk mengatur pola makan setiap hari setidaknya 3 kali sehari di waktu dan jam yang sama, selain dapat mengecilkan perut, juga dapat menyembuhkan penyakit maag.

2. Olahraga wajib setiap hari.
Kesibukan yang sangat padat menyebabkan kita terkadang tidak memiliki cukup waktu untuk berolahraga, olahraga sangat baik untuk kesehatan kita, khususnya untuk mengecilkan perut sebaiknya melakukan sit-up beberapa kali di pagi hari. Sit-up yang teratur saya lakukan dapat membentuk otot perut dan mengecilkannya. Cukup 5 kali bangun tidur setiap pagi sudah cukup. Jika anda tidak punya waktu untuk melakukan sit-up maka cobalah untuk berjalan kaki sebanyak-banyaknya setiap hari.

3. Memilih jenis makanan
Selain mengatur pola makanan, jenis makanan tertentu ternyata dapat menyebabkan perut membuncit. Makan karbohidrat yang berlebihan dapat meningkatkan jumlah lemak di bagian perut pria. Salah satu kebiasaan buruk orang indonesia adalah memakan mie dicampur dengan nasi, nasi sejatinya menandung karbohidrat yang tinggi, begitupun dengan mie yang kita makan juga termasuk karbohidrat. Kurangi jumlah konsumsi karbohidrat setiap hari dan gantikan dengan buah-buahan atau mineral dan vitamin dari buah-buahan.

4. Mengatur pola hidup.
Pola hidup yang benar dapat meningkatkan semangat hidup dan mengurangi timbulnya penyakit, banyak sekali hal-hal yang sepele sering dilakukan tetapi dapat membuat perut menjadi buncit. Terkadang ada orang yang langsung berbaring setelah makan, ada pula yang suka duduk berlama-lama dehingga energi yang terkumpul  tidak digunakan semuanya tinggal di bagian perut menjadi lemak.

5. Berpuasa.
Berpuasa menurut penelitian memiliki banyak sekali manfaat, jika ke 4 cara diatas belum bisa kita lakukan, maka cobalah untuk berpuasa beberapa hari seminggu, ketika berpuasa lemak-lemak yang terkumpul di perut akan digunakan selama berpuasa sehingga perut menjadi lebih ramping.
Selain mengetahui cara mengecilkan perut buncit, juga perlu diketahui Penyebab terjadinya perut besar/buncit agar kelak usaha yang dilakukan untuk mengecilkan perut buncit tidak menjadi sia-sia.

Penyebab terjadinya perut besar/buncit 
1. Banyak duduk.
Sadar atau tidak sadar kebiasan duduk yang telalu lama setiap harinya adalah pemicu utama perut buncit, coba anda menghitung berapa lama anda duduk dalam sehari semalam, baik dirumah, ditempat kerja maupun di sekolah, kurangi atau imbangi aktivitas duduk kita dengan aktivitas lainnya dengan berolah raga.

2. Banyak konsumsi karbohidrat.
Masyarkat indonesia memang sudah memiliki mind set mengatakan bahwa mereka tidak akan merasa kenyang ketika tidak memakan nasi atau karbohidrat lainnya.

3. TIdur tak teratur.
Tidur terlalu larut malam dan bangun kesiangan juga merupakan faktor penyebab terjadinya perut buncit, hal ini menyebabkan metabolisme menjadi tidak teratur atau bermasalah.

4. Minum alkohol.
Alkohol yang berlebihan dikonsumsi oleh pria dapat menyebabkan terjadinya perut buncit, karena rasanya yang enak membuat orang secara tidak sadar mengkonsumsinya hingga berlebihan. sehingga isi perut menjadi berlebih.

5. Kurang olahraga.
Sangat jelas sekali bahwa kurang olahraga dapat membuat perut menjadi buncit, sesibuk-sibuk apapun kita sempatkanlah waktu untuk berolahraga setiap harinya, jika tidak bisa setiap hari maka cobalah waktu seminggu sekali.
Cara Pengaturan pola hidup diatas mungkin membutuhkan waktu yang cukup lama karena menurunkan berat badan agar memiliki badan yang ideal memang susah dan harus dilakukan secara rutin dan konsisten. untuk membantu menurunkan berat badan ada baiknya kita juga menggunakan produk penurun berat badan yang aman sebagai pembantu dalam membakar lemak yang terkandung di tubuh kita. berikut ini adalah beberapa produk yang kami rekomendasikan untuk menurunkan berat badan yang tentunya aman dan tampa efek samping.


Mitos dan Fakta Penyakit Rematik

Di masyarakat, masih saja berkembang mitos dan anggapan yang salah mengenai penyakit ini. Padahal mitos-mitos ini menyesatkan apabila dikaji dari sisi medis dan bukan tidak mungkin akan merugikan penderita.
Ahli penyakit dalam dan rheumatolog dari Divisi Rheumatologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Dr. Bambang Setyohadi, menjelaskan beberapa mitos dan fakta seputar penyakit rematik. Berikut adalah mitos dan penjelasannya :

1. Sering mandi malam di usia muda memicu rematik di usia tua.

Faktanya, sejauh ini belum ada bukti yang menguatkan bahwa mandi malam akan menyebabkan penyakit reumatik. Pada prinsipnya mandi malam atau mandi air dingin tidak menyebabkan rematik. "Pada penderita rematik, mandi air dingin memang bisa membuat otot kaku atau spasme. Kondisi tersebut biasanya membuat sendi tertekan sehingga menimbulkan rasa sakit," ujar Dr. Bambang.

2. Makan kangkung atau bayam sebabkan rematik.

Tidak ada hasil penelitian yang menghubungkan antara bayam atau kangkung dengan riisko rematik. "Kalaupun yang harus dihindari, bila Anda ditakdirkan menderita rematik adalah makanan yang dapat memicu purin atau bahan yang akan diubah menjadi asam urat seperti jeroan, seafood atau minuman beralkohol," tegas Bambang.

3. Semua penyakit rematik disebabkan asam urat.

"Faktanya, hanya sekitar 10 persen saja pengidap rematik yang asam uratnya tinggi. Banyak pasien yang asam urat tinggi justru tidak mengalami rematik," kata Bambang. Menurutnya, asam urat dalam darah yang tinggi belum tentu akan menyebabkan rematik. "Penyakit rematik akan terjadi bila asam urat terkumpul dalam sendi dan membentuk endapan kristal monosodium urat. penyakit ini," terangnya.

4. Penyakit rematik adalah penyakit tulang.

Faktanya rematik adalah penyakit yang menyerang persendian tulang dan terdiri dari berbagai jenis di antaranya adalah osteoartritis dan reumatoid artritis. Osteoartritis paling sering menyerang sendi-sendi besar yang mendukung berat badan seperti sendi lulut, panggul, tulang belakang, punggung dan leher meski tidak tertutup kemungkinan menyerang daerah lain. Sementara reumatoid artiritis dikarenakan sistem imun yang menyerang lapisan atau membran sinovial sendi dan melibatkan seluruh organ-organ tubuh, dapat menyebabkan kecacatan.

5. Penyakit rematik hanya mengincar orang berusia lanjut.

Faktanya, rematik menyerang semua orang, tua maupun muda baik pria maupun wanita tergantung pada jenis penyakit rematiknya. Pada rematik jenis osteoartritis umumnya menyerang orang-orang berusia diatas 45 tahun sementara jenis Lupus Eritematosus menyerang wanita muda usia produktif tetapi juga dapat mengenai setiap orang. Para pria lebih mudah terserang Gout.

6. Rematik adalah penyakit keturunan.

Faktanya, rematik tidak selalu diturunkan secara langsung dari orang tua ke anak. "Namun begitu, ada kecenderungan faktor keluarga menjadi faktor risiko terjadinya rematik seperti pada Reumatoid Artritis, Lupus Eritematosus Sistemik dan Gout," ujar Dr Bambang.

7. Sakit pada tulang di malam hari adalah tanda gejala rematik.

Faktanya, gejala-gejala yang umumnya terjadi pada penderita rematik adalah pegal-pegal dan peradangan pada sendi (merah, bengkak, nyeri, terasa panas dan umumnya sulit digerakkan). Gejala ini tidak terbatas pada malam hari. Bisa saja menyerang setiap saat.

Penyakitberi-beri adalah penyakit yang mengenai saraf yang disebabkan oleh kekurangan makanan pada bagian yang disebut sebagai ancurian atau thiamin (kekurangan vitamin B1)Penyakit beri-beri merupakan penyakit yang sangat mengerikan, penderita bisa meradang dan meninggal dunia dalam waktu yang sangat dekat. Nama penyakit beri-beri berasal dari nama hewan biri-biri karena penderita beri-beri berjalan dengan gaya jalan seperti biri-biri karena gangguan motorik akibat polineuritis.
Vitamin B1 banyak terdapat pada kulit ari beras, ragi, susu, buah dan sayuran segar. Karena kurangan vitamin inilah  maka pertukaran hidrat arang jadi terganggu. Inilah yang menyebabkan sesorang itu akan terkena penyakit beri-beri.

Pada  abad ke-19 penyakit ini  mewabah. Umumnya, penyakit beri-beri banyak menyerang masyarakat dengan makanan pokoknya beras giling seperti di Indonesia, India, China, Jepang, Malaysia, dan lainnya.

Penyebab

Penderita beri-beri ternyata akibat kekurangan vitamin B1 (tiamina) yang biasa terdapat pada bagian terluar beras tumbuk atau bagian dedaknya. Pada beras giling yang berwarna putih bersih kulit arinya hilang karena gilingan beras. Padahal, kulit ari ini banyak mengandung tiamina. Sebaliknya, beras tumbuk yang berwarna kusam justru masih banyak mengandung vitamin B1 ini.

Gejala-Gejala yang sering timbul pada penyakit beri-beri

Penyakit beri-beri ini tidak mengenal jenis kelamin dan usia, karenanya penyakit tersebut dapat terkena pada siapapun, baik orang dewasa maupun anak-anak. Bayi yang mendapat air susu ibu (ASI) pun bisa menderita beri-beri apabila ibunya kekurangan vitamin B1. Gejalanya akan muncul sebelum bayi berumur empat bulan. Bila sang ibu terserang beri-beri selama hamil, maka bayi yang dilahirkan akan berpenyakit sama di bulan-bulan pertama, bahkan bisa lebih akut.

Terdapat tiga jenis beri-beri, yaitu :
  1. Beri-beri kering
    • Beri-beri kering memiliki gejala kaki terasa tebal dan kesemutan pada anggota badan. Otot lelah dan kekuatannya berkurang. Tahap akhir, anggota badan layuh dan penderita berjalan seperti ayam. Sering sesak napas dan jantung berdebar-debar bila sedikit berkegiatan. Beri-beri merupakan penyakit yang mengerikan karenanya penderita penyakit ini bisa meninggal dunia.
  2. Beri-beri basah
    • Beri-beri basah memiliki ciri adanya pembengkakan dari kaki, tungkai bawah, lalu muka, dan bagian tubuh lain. Bila betis yang bengkak ditekan, terbentuk cekungan yang tak segera hilang dan terasa sakit.
  3. Beri-beri jantung
    • Sedangkan, beri-beri jantung ditandai rasa tekanan di ulu hati, sesak napas, dan berdebar-debar dalam menjalankan kegiatannya. Kelamaan, gejala ini muncul tanpa ada kegiatan, mendadak, dan langsung berat dan penderita bisa meninggal dalam waktu singkat.
Beri-beri akut pada bayi bisa terjadi tiba-tiba. Badannya kaku dan tegang termasuk pada dinding perutnya. Mukanya bisa membiru. Bayi bisa meninggal mendadak. Gejalanya mirip dengan tetanus. Sementara itu, beri-beri kronis menimbulkan gangguan pencernaan,muntah-muntah, dan sembelit berulang-ulang. Bayi bisa kekurangan air dan menjadi pucat, gelisah, dan banyak menangis. Bayi melemah dan bisa meninggal mendadak karena gangguan jantung.

Pengobatan penyakit beri-beri dengan Pengobatan herbal :
  1. Kacang hijau 1 cangkir, dicampur dengan santan kelapa 2 cangkir dan gula enau 2 jari. Bahan-bahan ini dicampur dan dibuat menjadi bubur yang cukup kental. Suam-suam kuku santaplah sehari 2 kali.
  2. Kulit kamboja 2 jari, kulit kacang kayu laut 1 jari, kulit pulai1 jari, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, gula enau 3 jari, dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan air bersih 5 gelas, dan didihkan hingga airnya tinggal setengahnya. Kalau sudah dingin saring dan minumlah 2-3 kali sehari 1/2 gelas.
  3. Daun sirih 10 lembar, rimpang lempuyang 3 jari, cabai hitam 6 buah, beras merah 1 cangkir. Ramuan ini semua dicuci dan ditumbuk halus, setelah halus dicampur dengan arak 2 cangkir dan diremas baik-baik. Gunakan ramuan ini untuk menggosok dan mengurut seluruh tubuh si-penderita. ( 1-2 kali sehari atau sesuai kebutuhan)
  4. Beras merah 1 cangkir, ditumbuk halus dan diremas-remas dengan minyak kesambi 6 sendok makan. Gunakanlah untuk melumas tubuh. ( 1 kali sehari pada malam hari sebelum tidur).
  5. Daun singkong manis 8 tangkai, dicuci bersih dan dikukus sebentar, kemudian makanlah bersama sewaktu makan nasi seperti gado-gado.
Pencegahan

Penyakit beri-beri bisa dicegah dengan penambahan vitamin B1 dalam makanan sehari-hari. Makan beras tumbuk akan lebih baik, ditambah ikan, telur, daging, kacang-kacangan, tempe, oncom, tomat, tering, bayam, selada, melinjo, pepaya, jeruk, dan pisang. (Berbagai sumber)


Penyakit beri-beri adalah penyakit yang mengenai saraf yang disebabkan oleh kekurangan makanan pada bagian yang disebut sebagai ancurian atau thiamin (kekurangan vitamin B1). Zat tersebut ditemukan opleh Dr. Eykman. Vitamin B1 banyak terdapat pada kulit ari beras, ragi, susu, buah dan sayuran segar. Karena kurangan vitamin inilah  maka pertukaran hidrat arang jadi terganggu. Inilah yang menyebabkan sesorang itu akan terkena penyakit beri-beri.
  • Nafsu makan sangat berkurang.
  • Tungkai lekas capai bila berdiri atau berjalan yang agak lama.
  • Kaki dan tangan terasa kesemutan dan lemas.
  • Urat-urat pada betis terasa sakit dan sulit kalau hendak berjalan.
  • Tumit terasa pegal.
  • Kaki kelihatan bengkak, dan kalu ditekan dengan ujung jempol terjadilah lekukan yang sulit pulih.
  1. Kacang hijau 1 cangkir, dicampur dengan santan kelapa 2 cangkir dan gula enau 2 jari. Bahan-bahan ini dicampur dan dibuat menjadi bubur yang cukup kental. Suam-suam kuku santaplah sehari 2 kali.
  2. Kulit kamboja 2 jari, kulit kacang kayu laut 1 jari, kulit pulai1 jari, bawang merah 2 butir, adas 1 sendok teh, pulosari 1 jari, gula enau 3 jari, dipotong-potong seperlunya. Rebus dengan air bersih 5 gelas, dan didihkan hingga airnya tinggal setengahnya. Kalau sudah dingin saring dan minumlah 2-3 kali sehari 1/2 gelas.
  3. Daun sirih 10 lembar, rimpang lempuyang 3 jari, cabai hitam 6 buah, beras merah 1 cangkir. Ramuan ini semua dicuci dan ditumbuk halus, setelah halus dicampur dengan arak 2 cangkir dan diremas baik-baik. Gunakan ramuan ini untuk menggosok dan mengurut seluruh tubuh si-penderita. ( 1-2 kali sehari atau sesuai kebutuhan)
  4. Beras merah 1 cangkir, ditumbuk halus dan diremas-remas dengan minyak kesambi 6 sendok makan. Gunakanlah untuk melumas tubuh. ( 1 kali sehari pada malam hari sebelum tidur).
  5. Daun singkong manis 8 tangkai, dic
    Cara Aman Mengobati Penyakit Beri-beri


    Penyakit yang satu sangat banyak sekali diantaranya diantaranya yaitu penyakit beri-beri Perlu anda ketahui bahwa penyakit ini dapat menyerang siapa saja tanpa terkecuali anak-anak dan dewasa pun dapat terkena penyakit yang satu ini.Penyakit beri-beridapat diartikan penyakit yang mengenai saraf yang disebabkan oleh kekurangan makanan pada bagian yang disebut sebagai ancurian atau thiamin (kekurangan vitamin B1).Vitamin B1 banyak terdapat pada kulit ari beras, ragi, susu, buah dan sayuran segar. Karena kurangan vitamin inilah maka pertukaran hidrat arang jadi terganggu.

    Sekilas Tentang Penyakit Beri-beri


    Perlu anda ketahui bahwa penyakit beri-beri sudah ada di Indonesia sejak abad ke 19.Penyakit beri-beri adalah penyakit akibat kekurangan vitamin B1 atau tiamina.Jika seseorang orang yang menderita penyakit beri-beri biasanya mengalami pembengkakan serius di kaki, tungkai, dan bahkan bagian tubuh lain.Penyakit ini sering pula menyebabkan penderitanya sesak nafas serta mengalami gangguan jantung sehingga dapat menyebabkan kematian.Penyakit beri-beri termasuk penyakit yang mengerikan karena penderita bisa meradang dan meninggal dunia dalam waktu cukup singkat Sangat mengerikan sekali bukan Lalu apa penyebab penyakit beri-beri ini simak penjelasannya di bawah ini.
    Penyebab Penyakit Beri-beri

    Seperti yang kita ketahui penyebab utama penyakit beri-beri sebenarnya di akibatkan karena kurangnya vitamin B1. Kandungan B1 yang paling banyak ada pada kulit ari beras.Perlu anda ketahui penggilingan padi menjadi beras sekarang sangat mengurangi kandungan vitamin B1,Namun perlu anda pahami penggilingan dengan mesin membabat habis kulit ari pada beras sehingga beras kelihatan putih dan bersih.Tetapi sebaliknya beras tumbuk yang berwarna kusam yang di giling menggunakan penggilingan tradisional justru itu yang mengandung banyak sekali mengandung Vitamin B.

    Tanda Dan Gejala Penyakit Beri-beri


    Mengalami penurunan nafsu makan secara drastis
    Pada tungkai lekas capai bila berdiri atau berjalan yang agak lama.
    Kemudian kaki dan tangan terasa kesemutan dan lemas.
    Pada urat-urat betis terasa sakit dan sulit kalau hendak berjalan.
    Kemudian tumit terasa pegal.
    Sering pula disertai dengan kaki kelihatan bengkak, dan kalu ditekan dengan ujung jempol terjadilah lekukan yang sulit pulih.
    uci bersih dan dikukus sebentar, kemudian makanlah bersama sewaktu makan nasi seperti gado-gado.


Apa gejala demam berdarah pada balita bayi, gejala demam berdarah dengue pada anak dan dewasa, apa gejala, bagaimana gejala, bintik merah gejala demam berdarah
GEJALA DARI PENYAKIT DEMAM BERDARAH terus meningkat apalagi pada saat musim penghujan saat ParaApa gejala demam berdarah pada balita bayi, gejala demam berdarah dengue pada anak dan dewasa, apa gejala, bagaimana gejala, bintik merah gejala demam berdarah nyamuk Aedes aegypti yang mengambil kesempatan memperbanyak keturunannya. Nyamuk Aedes aegypti sangat berbahaya. Dengan mengetahui gejala demam berdarah ini lebih awal mudah-mudahan penyakit demam berdarah akan lebih dapat tertolong dengan cepat.
Gejala penyakit demam berdarah sangat bervariasi mulai dari yang tanpa gejala, demam, demam yang disertai pendarahan yang disebabkan virus dengue sampai shock disebabkan virus dengue. Biasanya ditandai dengan demam tinggi, perdarahan, pembesaran hati dan kegagalan sirkulasi.
  • · Gejala demam berdarah dengue pada bayi dan anak berupa demam ringan disertai timbulnya ruam makulopapular yaitu ruam berbentuk bintik-bintik merah yang datar dan bintik-bintik merah yang menonjol
  • · Pada anak remaja dan dewasa dikenal dengan sindrom trias dengue berupa panas tinggi mendadak
  • · Nyeri pada anggota badan (kepala, bola maya, punggung dan sendi) dan timbulnya ruam makulopapular

Gejala demam berdarah ini timbul setelah melewati masa inkubasi 3 sampai 5 hari sejak seseorang terserang virus dengue. Adapun gejala demam berdarah adalah
  1. Demam tinggi yang mendadak 2-7 hari ( 38-40 derajat celsius ).
  2. Perasaan menggigil, nyeri kepala, nyeri saat menggerakan bola mata dan nyeri punggung pada awal gejala.
  3. Tampak bintik- bintik merah ketika diperiksa dengan uji torniquet.
  4. Terjadi pembesaran hati ( hepatomegali ).
  5. Tekanan darah menurun sehingga menyebabkan syok.
  6. Terjadi penurunan trombosit di bawah 100.000/mm3 dan terjadi peningkatan hematokrit diatas 20 %.
  7. Pada tingkat lanjut terjadi mimisan dari hidung dan gusi.
  8. Terjadinya melena ( buang air dengan kotoran berupa lendir yang bercampur darah ).
  9. Tampak bintik-bintik merah sebagai bentuk dari pecahnya pembuluh darah.
  10. Demam yang dirasakan menyebabkan pegal dan sakit pada sendi
Saran saya bagi sahabat yang tinggal di daerah yang  rawan Demam Berdarah Dengue agar memperhatikan gejala penyakit demam berdarah ini sehingga lebih cepat di tanggulangi. Jangan lupa ” 3M Plus “.

Kenali Pula Beda Gejala Demam Berdarah dan Tipus

Gejala Demam Berdarah
Pada penderita demam berdarah anak, gejala-gejala yang biasa ditemui adalah:
  • Panas tinggi, umumnya > 38 derajat Celcius.
  • Badan pegal-pegal atau nyeri otot, sakit kepala, menggigil, buang-buang air atau muntah.
  • Muncul bintik-bintik merah. Gejala ini mungkin tidak muncul jika demam yang dialami baru sebentar. Cara melihat bintik merah ini dengan tes tourniquet yaitu dengan menjepit pembuluh darah mirip seperti saat Anda hendak memeriksa tekanan darah. Setelah tahap ini, biasanya bintik merah akan terlihat.
  • Setelah hari ketiga, biasanya demam akan turun dan penderita mungkin merasa sudah sembuh tetapi setelah itu demam dapat menyerang kembali. Pada masa ini sebaiknya berhati-hati agar tidak menganggap sudah sembuh dan tidak menjaga kesehatannya.
  • Tifus
Pada penderita tifus, gejalanya adalah sebagai berikut:
  • Awalnya, demam yang dialami tidak terlalu tinggi dan suhu akan terus meningkat bertahap sampai > 38 derajat Celcius.
  • Khususnya pada malam hari, suhu akan meningkat dan akan turun pada pagi hari. Inilah yang membedakan demam tifus dengan demam pada demam berdarah.
  • Nyeri perut dan diare.
  • Batuk dan sakit tenggorokan.

CERITA SEPUTAR GEJALA DEMAM BERDARAH

Pernah merasakan panas terik di siang hari lalu disusul dengan hujan deras tak lama kemudian? Ya, cuaca di Indonesia setahun belakangan ini memang sulit diprediksi. Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seperti tertera pada bmkg.go.id, letak Indonesia yang berada pada posisi strategis,  yaitu di daerah tropis, menyebabkan wilayah Indonesia rentan terhadap perubahan cuaca. Selain itu, isu pemanasan global juga turut mempengaruhi perubahan cuaca.
Jika Anda perhatikan, Indonesia mengalami keterlambatan memasuki musim hujan dari periode yang seharusnya, yaitu di bulan Oktober. Namun demikian, curah hujan kembali meningkat pada bulan Maret dan akan berlangsung lebih lama. Hal ini dipertegas oleh Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), seperti yang dikutip dari tribunnews.com tanggal 15 Februari 2012, bahwa peluang terjadinya hujan lebat dibeberapa daerah di Indonesia masih sangat besar sampai bulan Juli 2012.
Jika hujan lebat terjadi secara terus-menerus maka potensi bencana, seperti banjir, banjir bandang, dan longsor juga akan semakin besar. Di musim ini, perkembangan jentik nyamuk juga akan semakin meningkat seiring banyaknya genangan air bersih tempat nyamuk Aedes Aegypti berkembang biak, seperti pada kaleng, kolam, pot bunga, serta barang-barang bekas. Genangan air pada pot bunga mungkin menjadi salah satu tempat favorit nyamuk yang dapat terlupakan oleh Anda. Hal tersebut tentunya akan memicu timbulnya penyakit berbahaya, seperti demam berdarah.
Penyakit demam berdarah harus diwaspadai setiap waktu, tidak melulu diawal atau akhir musim penghujan karena penyakit ini ada setiap saat. Menurut data dari infopenyakit.org (Februari 2010), kasus demam berdarah tahun 2009 juga banyak terjadi pada pertengahan tahun yaitu Mei sampai dengan Agustus, sekitar 9.000 – 15.000 kasus demam berdarah terjadi di beberapa propinsi Indonesia. Tidak hanya itu, kasus demam berdarah masih terus muncul di bulan September sampai dengan Desember 2009, yaitu sekitar 7.000 – 9.000 kasus.
Perlu diketahui bahwa jika tidak ditangani dengan tepat dan cepat penyakit demam berdarah dapat mematikan, karena lama kelamaan virus dengue yaitu virus yang menyebabkan penyakit demam berdarah akan menyerang sel darah beku (trombosit) sehingga penderita dapat mengalami perdarahan seperti mimisan, bintik merah di kulit, dan perdarahan pada saluran cerna.
Penyakit demam berdarah ini tidak akan mengancam kesehatan, jika Anda menjaga kebersihan lingkungan dengan melakukan 3M, yaitu menguras bak air, menutup tempat penampungan air, dan menimbun barang bekas. Sejalan dengan itu, pemberantasan bibit nyamuk, seperti menabur bubuk abate di tempat-tempat penampungan air serta pemeriksaan jentik juga harus dilakukan secara berkala. Selain itu pula, akan lebih baik jika Anda tidak menggantung baju dalam waktu lama di kamar, memasang kelambu sewaktu tidur, serta mengoleskan lotion penolak nyamuk. Pastikan juga bahwa penolak nyamuk Anda memiliki 2 perlindungan, pertama, mencegah nyamuk dengan aroma bunga geranium, kulit jeruk, atau daun sereh. Perlindungan kedua, melindungi tubuh dari gigitan nyamuk dengan rasa yang tidak disukai nyamuk.
Hal yang tidak kalah pentingnya adalah dengan menjaga stamina tubuh Anda. Jika kondisi stamina tubuh Anda menurun maka akan lebih rentan terkena penyakit, termasuk demam berdarah. Dengan demikian, meskipun sepanjang tahun cuaca tidak menentu dan penyakit mengancam, Anda sudah siap dengan segala kemungkinan.
Pertama,
Kenali gejala gagal ginjal
Ginjal membantu tubuh kita membuang kelebihan air, gagal ginjal dapat menyebabkan tubuh menahan air lebih dari yang seharusnya. Hal ini menyebabkan bengkak di sekitar mata dan pembengkakan di tangan dan kaki.

Ginjal juga seharusnya membantu mengatur tekanan darah kita. Bila ginjal rusak, kita juga mungkin mengalami tekanan darah tinggi.

Setelah 'menyaring' darah, ginjal mengekskresikan (mengeluarkan) kelebihan air, produk limbah, dan racun melalui urin kita. Ginjal yang rusak atau sakit tidak mungkin menyaring urin sebanyak itu. Ginjal yang bermasalah bisa ditandai dengan penurunan volume urin. Orang dengan penyakit ginjal mungkin mengalami masalah dengan buang air kecil (nyeri, atau sering buang air kecil).

Ginjal terletak di bagian belakang, tepat di bawah tulang rusuk kita. Rasa sakit di punggung tengah juga dapat menunjukkan masalah dengan ginjal.

Kedua,
Menilai produk urin
Mungkin sulit mendeteksi perubahan awal dalam urin hanya dengan melihat. Tapi perubahan yang jelas, seperti urin menjadi berbusa (karena kehadiran banyak protein), berdarah (adanya darah pada urin), atau urin berwarna seperti kopi (adanya darah atau protein berpigmen), harus menjadi lonceng peringatan ada masalah dengan ginjal Anda.

Tiga,
Biarkan mesin mengurus sisanya
Jejak jumlah protein atau darah seringkali tidak mengubah tampilan urin, meskipun mereka mungkin menunjukkan penurunan fungsi ginjal dan penyakit ginjal dini. Namun, analisis urin melalui tes laboratorium dapat menemukan mereka.

Sewaktu hal itu ditemukan, dokter mungkin menyarankan pengujian lebih lanjut dengan melibatkan tes darah mengukur kelainan dalam darah yang menunjukkan penurunan fungsi ginjal. Misalnya, peningkatan kadar kreatinin serum (kreatinin merupakan produk limbah dalam darah yang diekskresikan oleh ginjal).

Sebuah kalkulasi tingkat filtrasi glomerular dari kadar serum kreatinin (disebut GFR diperkirakan atau eGFR) akan memberitahu dokter: ginjal seseorang berfungsi normal atau tidak. Kemudian eGFR digunakan untuk menentukan stadium atau keparahan penyakit ginjal kronis.


Gejala penyakit ginjal/Gejala Ginjal Bermasalah untuk tiap orang berbeda dan tidak spesifik, bisa hanya terasa seperti panas di daerah pinggang, nyeri pinggang atau susah kencing, bahkan banyak yang tanpa gejala sama sekali. Cara mengetahui yang akurat sebetulnya mudah : periksa darah (ureum & kreatinin) dan air kencing (urine rutin) di laboratorium. Hasil lab bisa mengindikasikan seberapa baik/buruk fungsi ginjal kita. Banyak minum air putih, beraktivitas (olahraga), tidak duduk terlalu lama bisa menolong untuk menghindarkan gangguan ginjal. Bila diketahui penyakit ginjal masih dalam tahap awal/dini, pengobatannya masih relatif mudah. Hati2 dengan konsumsi obat2an sembarangan atau jamu, karena mungkin obat2an itu akan memperberat kerja ginjal. Jadi sebaiknya obat apapun yang akan dikonsumsi (terutama bagi orang dengan penyakit ginjal) sebaiknya dikonsultasikan ke dokter
 
Berikut ini merupakan tanda-tanda awal dari penyakit saluran kemih dan ginjal. Yang perlu diperhatikan adalah enam tanda awal, yaitu:
 
1. sakit pinggang
2. sakit atau susah kalau kencing
3. kencing bercampur darah /nanah
4. sering kencing, terutama diwaktu malam hari
5. bengkak dikelopak mata, tangan atau kaki (terutama pada anak)
6. tekanan darah tinggi
 
Sakit pinggang dapat berasal dari ginjal atau saluran kemih atas. Intensitas dan macamnya berbeda tergantung dari sebabnya; misalnya kalau terdapat batu diginjal mungkin hanya dirasakan "tidak enak" atau "rasa kemeng" dipinggang. Perlu diperhatikan bahwa kalau keluhan tersebut dirasakan selalu disatu sisi, kemungkinan ada kelainan diginjal besar sekali; sakit kedua pinggang, apalagi kalau makin sakit kalau tubuh dibungkukkan, kebanyakan sebabnya bukan dari ginjal, tetapi dari otot atau tulang belakang.
Sakit yang paling menyebabkan penderitaan adalah kolik ginjal/ureter; sifatnya adalah berkala diselingi fase tanpa sakit. Kalau datang serangan penderita sangat kesakitan yang dapat disertai mual dan tumpah, misalnya paling sering terjadi kalau ada batu kecil disaluran kemih (ureter).
Kelainan dikandung kemih akan menyebabkan rasa tidak enak didaerah perut tengah bawah (suprapubik). Disamping itu dapat juga terjadi penderita sulit kencing atau kalau kencing menetes atau segera ingin kencing lagi.
 
Sering kencing, terutama diwaktu malam, dapat merupakan tanda awal dari sakit ginjal. Atau sering minum di waktu malam hari. Disarankan untuk minum sebanyak 2L/harinya mulai bangun tidur sampai makan malam, sesudah itu jangan minum lagi.
Pada umumnya wanita kencing rata-rata 3x atau 4x dan pria sekitar 5x atau 6x tiap harinya. Bangun tidur tiap malam untuk kencing 2-3x adalah tidak normal, kecuali kalau minumnya berlebihan atau setiap habis kencing minum lagi (yang merupakan kebiasaan pada beberapa orang). Sering kencing akan terjadi bila volume kandung kemih berkurang misalnya karena infeksi, tumor atau tertekan pada wanita hamil. Pada orang sehat dapat timbul dalam keadaan "stress" karena ketakutan atau rasa jemu. Yang perlu diperhatikan juga adalah jumlah air kemih selama 24 jam; kalau melebihi 3 liter/24 jam merupakan tanda ada sesuatu yang tidak normal.
Kencing darah hampir pasti menunjukkan adanya perdarahan di ginjal atau sepanjang saluran kemih. Tergantung dari banyak perdarahan yang terjadi, darah dalam urin dapat dilihat langsung (disebut "gross hematuria") kalau jumlahnya banyak, dan kalau jumlahnya sedikit baru dapat diketahui dengan pemeriksaan mikroskop.
Asal perdarahan dapat dari ginjal (kalau dimisalkan sungai dari hulunya), sepanjang saluran kemih (sepanjang aliran sungai) atau dari ujung saluran (muara sungai) dan adalah tugas dokter untuk menentukan asal dan sebab perdarahan tersebut.
Bengkak disekitar kelopak dua mata merupakan tanda khusus sakit ginjal, terutama pada anak-anak; begitu pula bengkak dikedua tangan atau kaki dapat merupakan tanda awal sakit ginjal.
Tanda awal sakit ginjal terakhir yaitu tekanan darah tinggi merupakan problematik tersendiri oleh karena belum ada kesatuan pendapat tentang peranan ginjal dalam patogenesis dari hipertensi pada umumnya; peranan ginjal yang nyata adalah pada apa yang disebut "hipertensi renal".
Dari keenam tanda awal sakit ginjal tersebut, keluhan tentang kelainan kencing merupakan petunjuk utama buat dokter untuk mencurigai kemungkinan sakit ginjal/saluran kemih. Tambahan pemeriksaan air kemih secara laboratorik sangat membantu dokter untuk membuat diagnosis penyakit penderita.
.
.